Diumur ku 21 tahun.
Halo diriku disepuluh tahun yang akan datang bagaimana kabar mu dan apa yang sedang kau lakukan. Bagaimana kabar teman-teman dan keluarga ku ditahun itu ?apa mereka sudah bahagia dan bagaiamana kabar ku. Hasil apa yang telah kudapat?
Untuk diriku di sepuluh tahun yang lalu. Aku harap kamu baik walaupun sebenarnya tidak. Lingkungan sangat membuat mu hancur. tidak banyak yang dapat kamu perbuat. Kamu sering menyalahkan dirimu Tapi jangan khawatir dirimu yang sekarang sedang berproses mengejar mimpi indah untuk dirimu dan keluarga mu. Tentu aku dapat dititik ini berkat perbuatan baik mu saat itu. Jangan kau terlalu menyalahkan teman mu yang berkata buruk. mereka juga yang mengajarkan mu untuk hidup yang lebih baik serta menjadi orang yang jangan sampai sama dengan mereka. aku sangat berterima kasih untuk mu saat itu.
Untuk diriku yang sekarang. Tentu ini doa serta harapan. Kamu yang mencintai kesunyian, berharap pada kesetiaan, serta menatap keindahan. Sudahi kebohonganmu. Mulai dari awal. Ini kesempatan terakhir mu. Apa yang kamu lakukan akan menjadi pemicu esok dan seterusnya mari buat rencana akhir. Sayangi tuhan mu, dirimu, keluarga mu. Jangan sedih ketika cinta dan pertemanan bertepuk sebelah tangan. Setidak kata-kata ini pernah hinggap dibenak mu menemani mu ditengah kesendirian mu.
Mari kita akhiri surat ini. Sampaikan salam ku ini pada semesta. Ceritakan hal indah pada Nya